Cara Install WordPress di AWS EC2, SSL dan Setting Domain
WordPress merupakan salah satu Content Management System (CMS) paling populer di dunia yang banyak digunakan untuk membangun website perusahaan, blog pribadi, hingga aplikasi berbasis konten berskala besar. Sementara itu, Amazon Web Services (AWS) menyediakan layanan cloud yang fleksibel dan scalable, salah satunya adalah EC2 (Elastic Compute Cloud) yang memungkinkan kita menjalankan server virtual sesuai kebutuhan.
Menginstall WordPress di AWS EC2 memberikan kontrol penuh terhadap konfigurasi server, performa, dan keamanan website. Dengan setup yang tepat, website WordPress dapat berjalan cepat, stabil, dan siap digunakan untuk kebutuhan production. Ditambah dengan penerapan SSL (HTTPS) dan custom domain, website akan terlihat lebih profesional serta lebih aman bagi pengunjung.
Pada tutorial ini, kamu akan mempelajari langkah demi langkah cara install WordPress di AWS EC2, mulai dari pembuatan instance, konfigurasi web server, hingga setting domain dan SSL menggunakan Let’s Encrypt. Panduan ini disusun secara praktis dan mudah diikuti, bahkan untuk kamu yang baru pertama kali menggunakan AWS.
Apa itu AWS EC2 dan Kenapa Cocok untuk WordPress
AWS EC2 (Amazon Elastic Compute Cloud) adalah layanan server virtual dari Amazon Web Services yang memungkinkan pengguna menjalankan aplikasi di cloud dengan fleksibilitas tinggi. Dengan EC2, Anda dapat memilih spesifikasi server sesuai kebutuhan, mulai dari kapasitas kecil hingga besar, serta mengatur sistem operasi dan konfigurasi keamanan secara mandiri.
Kenapa AWS EC2 sangat cocok untuk WordPress? Pertama, EC2 memberikan skalabilitas yang luar biasa. Ketika traffic website WordPress Anda meningkat pesat, Anda bisa dengan mudah menambah kapasitas server tanpa harus migrasi atau downtime lama. Kedua, tingkat keamanan di AWS sangat terjamin karena didukung oleh sistem proteksi berlapis dan pembaruan otomatis. Ketiga, biaya penggunaan lebih efisien karena Anda hanya membayar sumber daya yang digunakan.
Prasyarat
Sebelum memulai, pastikan beberapa kebutuhan berikut sudah disiapkan:
- Akun AWS aktif
- Domain aktif dan bisa diatur DNS-nya
- Akses terminal SSH (putty)
- Koneksi internet stabil
Langkah - Langkah Install WordPress di AWS EC 2, SSL & Setting Domain
1. Mengakses Website AWS
Langkah pertama adalah membuka website resmi Amazon Web Services. Pada halaman utama AWS, klik tombol Masuk (Sign In) di bagian kanan atas. Jika belum memiliki akun AWS, silakan membuat akun terlebih dahulu.
2. Login ke AWS Menggunakan Root User
Pada halaman login AWS:
- Pilih opsi Root user
- Masukkan email yang terdaftar di AWS
- Klik tombol Next
Root user memiliki akses penuh ke seluruh layanan AWS dan biasanya digunakan untuk konfigurasi awal.
3. Memasukkan Password Akun AWS
Setelah email dikonfirmasi:
- Masukkan password akun AWS
- Klik Sign in
Jika berhasil, Anda akan diarahkan ke AWS Management Console.
4. Memilih Region Server
Di AWS Management Console, pastikan Anda memilih region yang
tepat.
Pilih Asia Pacific (Singapore) – ap-southeast-1 sebagai lokasi server.
Region Singapore direkomendasikan karena:
- Lokasi dekat Indonesia
- Koneksi lebih cepat
- Stabil dan umum digunakan.
5. Mengakses Layanan Amazon EC2
Pada halaman Console Beranda AWS:
- Cari menu Bangun solusi
- Klik Luncurkan mesin virtual
- AWS akan mengarahkan ke layanan Amazon EC2
Amazon EC2 berfungsi sebagai server virtual tempat WordPress dijalankan.
6. Membuat Instance EC2 Baru
Setelah masuk ke halaman Luncurkan sebuah instans, AWS akan menampilkan pengalaman peluncuran baru. Pengalaman baru ini menyediakan fitur yang lebih lengkap dan akan menggantikan versi lama, sehingga disarankan untuk melanjutkan menggunakan versi terbaru.
7. Menggunakan Pengalaman Peluncuran Terbaru
AWS menampilkan notifikasi bahwa pengalaman lama akan segera
dihentikan.
Klik Opt in to new experience untuk melanjutkan menggunakan tampilan dan
fitur terbaru.
8. Memilih Amazon Machine Image (AMI) WordPress
Pada tahap pemilihan Amazon Machine Image (AMI):
- Pilih menu AWS Marketplace
- Cari WordPress
- Pilih WordPress Certified by Bitnami and Automattic
AMI ini sudah dikonfigurasi lengkap dengan WordPress, web server, PHP, dan database sehingga tidak perlu instalasi manual.
9. Konfirmasi Penggunaan AMI WordPress
Setelah memilih AMI WordPress:
- AWS menampilkan informasi produk dan estimasi biaya
- WordPress tidak dikenakan biaya tambahan
- Biaya hanya berasal dari penggunaan EC2
Klik Continue untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
10. Memilih Tipe Instance EC2
Pada tahap Choose an Instance Type:
- Pilih t2.micro (Free Tier Eligible)
- Spesifikasi:
- 1 vCPU
- 1 GB RAM
- Klik Review and Launch
Tipe instance ini cocok untuk website WordPress skala kecil dan keperluan pembelajaran.
11. Review Konfigurasi dan Launch Instance
Setelah seluruh konfigurasi EC2 selesai, AWS menampilkan
halaman Review Instance Launch.
Pada tahap ini, pastikan beberapa hal berikut:
- AMI: WordPress Certified by Bitnami and Automattic
- Instance Type: t2.micro
- Security Group: terbuka untuk HTTP (port 80)
Jika semua sudah benar, klik tombol Launch untuk memulai pembuatan instance EC2.
12. Membuat dan Mengunduh Key Pair
Setelah klik Launch, AWS meminta Anda memilih key pair.
Langkah-langkah:
- Pilih Create a new key pair
- Tipe key pair: RSA
- Masukkan nama key pair, misalnya: installwordpress
- Klik Download Key Pair
File dengan ekstensi .pem akan otomatis terunduh.
Simpan file ini dengan aman, karena digunakan untuk mengakses server
melalui SSH dan tidak bisa diunduh ulang.
13. Menyelesaikan Proses Launch Instance
Setelah key pair berhasil diunduh:
- Klik Launch Instances
AWS akan mulai membuat server EC2 berdasarkan konfigurasi yang telah ditentukan.
14. Status Peluncuran Instance
AWS menampilkan halaman Launch Status dengan keterangan bahwa instance sedang diluncurkan.
Informasi yang ditampilkan:
- Instance ID
- Status: sedang proses launching
Klik tombol View Instances untuk melihat status server.
15. Instance EC2 Sedang Inisialisasi
Pada halaman EC2 Instances, instance yang baru dibuat akan muncul dengan status:
- Running
- Pemeriksaan status: Initializing
Proses ini membutuhkan waktu beberapa menit hingga semua pemeriksaan sistem selesai.
16. Instance EC2 Siap Digunakan
Setelah beberapa saat, status pemeriksaan berubah menjadi:
- 2/2 checks passed
Ini menandakan bahwa server EC2 sudah siap digunakan dan WordPress telah berjalan dengan normal.
17. Melihat Detail Instance dan Alamat IP Publik
Klik pada instance yang aktif untuk melihat detailnya.
Di bagian informasi instance, perhatikan:
- IPv4 Public Address
- Public DNS
Alamat IP publik inilah yang akan digunakan untuk mengakses website WordPress.
18. Mengakses Website WordPress
Buka browser, lalu masukkan alamat IP publik instance EC2.
Jika instalasi berhasil, akan muncul halaman WordPress default dengan tampilan:
- Judul: Hello World
- Tema bawaan WordPress
Ini menandakan WordPress telah berhasil terpasang di AWS EC2.
19. Mengakses Halaman Login Admin WordPress
Untuk masuk ke dashboard WordPress:
Tambahkan /wp-login.php di belakang IP publik
Contoh:
- http://IP-PUBLIK/wp-login.php
Tekan Enter dan halaman login WordPress akan ditampilkan.
20. Halaman Login WordPress (Username dan Password)
Setelah membuka halaman login WordPress, akan ditampilkan form Username dan Password. Namun pada tahap ini login belum dapat dilakukan, karena username dan password belum diketahui.
21. Mendapatkan Username dan Password Admin WordPress melalui EC2
Setelah mengetahui bahwa username dan password WordPress tidak dibuat secara manual, langkah selanjutnya adalah mengambil kredensial login melalui AWS EC2.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Masuk ke AWS Management Console
- Buka layanan EC2
- Pilih instance WordPress yang sedang berjalan
- Klik menu Tindakan
- Pilih Pantau dan pecahkan masalah
- Klik Dapatkan log system.
22. Mencari Username dan Password WordPress pada Log Sistem
Setelah halaman log sistem instance EC2 ditampilkan, langkah selanjutnya adalah menggulir (scroll) halaman ke bawah untuk mencari informasi kredensial WordPress.
Pada bagian bawah log sistem, akan ditemukan informasi instalasi WordPress oleh Bitnami yang berisi:
- Username WordPress (default): user
- Password WordPress yang dibuat secara otomatis oleh sistem
Username dan password tersebut digunakan untuk login ke
halaman administrator WordPress.
Pastikan untuk mencatat informasi ini dengan benar, karena password
hanya ditampilkan pada log sistem
23. Login ke Dashboard WordPress Menggunakan Username dan Password
Setelah berhasil mendapatkan username dan password WordPress dari log sistem EC2, langkah selanjutnya adalah melakukan login ke dashboard WordPress.
Langkah-langkah login:
1. Kembali ke halaman login WordPress
- http://IP-PUBLIK/wp-login.php
2. Masukkan:
- Username: user
- Password: sesuai dengan yang diperoleh dari log sistem EC2
3. Klik tombol Log In
Jika login berhasil, pengguna akan diarahkan ke Dashboard WordPress dan dapat mulai mengelola website seperti membuat posting, mengatur tema, serta mengelola plugin.
24. Tampilan Dashboard WordPress
Setelah berhasil login ke WordPress menggunakan username dan password administrator, sistem akan menampilkan Dashboard WordPress.
Pada halaman dashboard ini, pengguna dapat:
- Melihat ringkasan website WordPress
- Mengelola posting dan halaman
- Mengatur tema dan plugin
- Melakukan konfigurasi dasar website
Munculnya dashboard WordPress menandakan bahwa instalasi WordPress di AWS EC2 telah berhasil dan website siap untuk dikonfigurasi lebih lanjut.
25. Memastikan Website WordPress Dapat Diakses Melalui IP Publik
Sebagai tahap verifikasi, pengguna membuka alamat IP publik server pada browser tanpa tambahan path. Jika halaman WordPress tampil dengan normal, berarti instalasi WordPress di AWS EC2 telah berhasil dan website sudah online menggunakan IP publik.
26. Mengakses Layanan Route 53
Setelah memastikan website WordPress dapat diakses melalui IP publik, langkah selanjutnya adalah menghubungkan domain ke server AWS menggunakan layanan Route 53.
Langkah-langkah:
- Masih berada di AWS Management Console
- Klik kolom pencarian layanan
- Ketik Route 53
- Pilih layanan Route 53 – Scalable DNS and Domain Name Registration.
27. Membuka Dashboard Route 53
Setelah layanan Route 53 terbuka, akan ditampilkan Dashboard
Route 53.
Pada dashboard ini tersedia beberapa menu pengelolaan DNS.
Untuk memulai pengaturan domain, klik tombol Buat zona yang di-hosting.
28. Mengisi Konfigurasi Zona yang Di-hosting
Pada halaman Konfigurasi zona yang di-hosting, lakukan pengisian sebagai berikut:
- Pada
kolom Nama domain, masukkan nama domain yang akan digunakan
Contoh: malas.my.id
2. Pada bagian Tipe, pilih Zona yang di-hosting publik
3. Biarkan kolom deskripsi dan tanda (tag) dalam kondisi default
Setelah selesai, klik tombol Buat zona yang di-hosting.
29. Zona yang Di-hosting Berhasil Dibuat
Jika pembuatan berhasil, akan muncul notifikasi bahwa zona
yang di-hosting berhasil dibuat.
Secara otomatis, Route 53 akan membuat dua catatan DNS bawaan, yaitu:
- NS (Name Server)
- SOA (Start of Authority)
Catatan NS inilah yang nantinya digunakan untuk menghubungkan domain dengan AWS.
30. Menambahkan Record A (Domain ke IP Server)
Agar domain dapat mengarah ke server WordPress, perlu dibuat Record A.
Langkah-langkah:
- Pada halaman detail domain, klik Buat catatan
- Biarkan Nama catatan kosong (untuk domain utama)
- Pilih Tipe catatan: A
- Pada kolom Nilai, masukkan IP publik instance EC2
- Biarkan pengaturan TTL dan kebijakan perutean default
- Klik Buat catatan.
31. Hosted Zone Route 53 Berhasil Dibuat
Setelah membuat Hosted Zone di Amazon Route 53, akan muncul notifikasi:
“Catatan untuk malas.my.id berhasil dibuat”
Ini menandakan bahwa:
- Hosted Zone domain malas.my.id sudah aktif
- DNS Route 53 mulai melakukan propagasi
Secara default, AWS akan membuat:
- Record A → IP Public EC2
- Record NS
- Record SOA
Record A mengarah ke IP EC2 WordPress Anda.
32. Membuat Record WWW (CNAME)
Agar website dapat diakses menggunakan:
- malas.my.id
- www.malas.my.id
Maka kita perlu menambahkan CNAME record.
Langkah Membuat CNAME WWW:
- Klik Buat catatan
- Isi data berikut:
- Nama catatan: www
- Tipe catatan: CNAME
- Nilai: malas.my.id
- Klik Buat catatan
33. Record WWW Berhasil Ditambahkan
Setelah berhasil, Anda akan melihat record baru:
- www.malas.my.id → CNAME → malas.my.id
Artinya:
- Semua akses www otomatis diarahkan ke domain utama
- Struktur domain lebih SEO friendly
34. Login ke IDwebhost (Registrar Domain)
Selanjutnya kita perlu mengarahkan domain ke DNS AWS.
- Buka website IDwebhost https://idwebhost.com
- Klik Login
35. Login ke Member Area IDwebhost
Masukkan:
- Password
- Kode Validasi
- Klik Masuk
Setelah berhasil, Anda akan masuk ke Dashboard Member Area IDwebhost.
36. Masuk ke Menu Domain
Di dashboard:
- Klik menu Domain
- Pilih domain malas.my.id
Domain harus berstatus Aktif sebelum bisa diarahkan.
37. Daftar Domain Aktif
Pada halaman Domain Saya, terlihat:
- malas.my.id → Status Aktif
Klik domain tersebut untuk masuk ke pengaturan lanjutan.
38. Mengganti Nameserver Domain ke AWS Route 53
Langkah paling penting agar domain terhubung ke AWS.
Langkah Mengganti Nameserver:
- Masuk menu Nameserver
- Pilih Gunakan nameserver lain
- Masukkan nameserver dari AWS Route 53:
- ns-1343.awsdns-39.org
- ns-834.awsdns-40.net
- ns-1906.awsdns-46.co.uk
- ns-282.awsdns-35.com
- Klik Ganti Name Server
Nameserver ini didapat dari Hosted Zone Route 53.
39. Nameserver Berhasil Disimpan
Jika berhasil, akan muncul notifikasi:
Perubahan Berhasil Disimpan!
Artinya:
- Domain sekarang sepenuhnya menggunakan DNS AWS
- Proses propagasi membutuhkan waktu ±1–24 jam
40. Menambahkan IP Address ke Domain
Selanjutnya kita tinggal menambahkan IP Address Amazon Website Server ke alamat domain yang telah kita pakai dan klik simpan
41. Berhasil Menambahkan DNS ke Domain
Yups Anda telah berhasil menambahkan DNS ke domain dan berhasil
custom domain wordpress melalui Route 53 melaui AWS ke domain anda sendiri
42. WordPress Bisa Diakses dengan Domain Sendiri
Setelah propagasi DNS selesai:
- Domain malas.my.id sudah bisa dibuka
- WordPress menampilkan halaman default Hello World
Ini menandakan:
- DNS sudah benar
- EC2 aktif
- WordPress berjalan normal
43. Mencari Layanan EC2 di AWS Console
Masuk ke AWS Management Console, lalu gunakan kolom
pencarian di bagian atas.
Ketik EC2, kemudian pilih menu EC2 – Virtual Servers in the Cloud
untuk membuka halaman pengelolaan server AWS.
44. Membuka Dashboard EC2
Setelah masuk ke layanan EC2, akan tampil Dashboard EC2. Pada bagian Instans, terlihat angka 1 yang menandakan terdapat satu instance EC2 yang aktif. Klik menu Instans untuk melihat detail server.
45. Melihat Detail Instance EC2
Pada halaman daftar instance, terlihat instance dengan
status Menjalankan (Running).
Informasi penting yang ditampilkan antara lain:
- Tipe instance t2.micro
- Availability Zone ap-southeast-1a
- Alamat IPv4 Publik: 46.137.239.243
Alamat IP publik ini akan digunakan untuk koneksi ke server.
46. Membuka Aplikasi PuTTYgen
Buka menu pencarian Windows, ketik puttygen, lalu jalankan aplikasi PuTTYgen. Aplikasi ini digunakan untuk mengonversi private key AWS agar dapat digunakan oleh PuTTY.
47. Memuat Private Key ke PuTTYgen
Di dalam PuTTYgen, klik tombol Load. Langkah ini bertujuan untuk memuat private key AWS yang masih berformat .pem.
48. Memilih File installwordpress.pem
Arahkan ke folder tempat file key disimpan, lalu pilih file installwordpress.pem. Ubah tipe file menjadi All Files (*), kemudian klik Open agar key berhasil dimuat.
49. Mengisi Key Comment dan Passphrase
Setelah key berhasil dimuat, isi:
- Key comment (contoh: testingwordpress)
- Key passphrase
- Confirm passphrase
Passphrase bersifat opsional, namun disarankan untuk keamanan tambahan.
50. Menyimpan Private Key dalam Format .ppk
Klik tombol Save private key, lalu simpan file dengan nama testingwordpress.ppk. File .ppk ini akan digunakan untuk login ke server AWS EC2 menggunakan PuTTY.
51. Membuka Aplikasi PuTTY
Buka menu pencarian di Windows, lalu ketik PuTTY. Klik aplikasi PuTTY untuk memulai konfigurasi koneksi ke server AWS EC2.
52. Mengisi Host Name dan Port di PuTTY
Pada jendela PuTTY Configuration, isi kolom Host
Name (or IP address) dengan 46.137.239.243.
Pastikan Port diisi 22 dan Connection type disetel ke SSH.
Pada kolom Saved Sessions, masukkan nama sesi sesuai kebutuhan, kemudian klik Save agar konfigurasi tersimpan.
53. Mengatur Username Login SSH
Masuk ke menu Connection → Data. Isi kolom Auto-login username dengan bitnami. Username ini digunakan untuk login ke server WordPress berbasis Bitnami.
54. Menambahkan Private Key untuk Autentikasi
Masuk ke menu Connection → SSH → Auth. Klik tombol Browse pada bagian Private key file for authentication untuk memilih file private key.
55. Memilih File testingwordpress.ppk
Pilih file testingwordpress.ppk yang sebelumnya sudah disimpan. Klik Open untuk memasukkan private key ke konfigurasi PuTTY.
56. Mengatur Port Forwarding
Masuk ke menu Connection → SSH → Tunnels. Isi Source port dengan 8888 dan Destination dengan localhost:80. Pastikan opsi Local dipilih, lalu klik Open untuk melanjutkan koneksi.
57. Proses Autentikasi SSH
Setelah koneksi dijalankan, akan muncul jendela terminal PuTTY. Sistem akan menampilkan proses autentikasi menggunakan private key dan meminta passphrase.
58. Berhasil Login ke Server EC2
Setelah passphrase dimasukkan dengan benar, koneksi SSH berhasil dilakukan. Server AWS EC2 kini sudah dapat diakses melalui terminal dan siap digunakan untuk pengelolaan WordPress dan Anda tinggal tekan Enter.
59. Berhasil Masuk ke SSH Server
Setelah Anda menekan Enter dan memasukkan passphrase key dengan benar, koneksi ke server berhasil dilakukan. Anda akan masuk ke SSH server WordPress Bitnami dan melihat tampilan terminal dengan informasi sistem serta prompt seperti berikut:
bitnami@ip-xxx-xxx-xxx-xxx:~$
Tampilan ini menandakan bahwa Anda sudah berhasil login ke server EC2 melalui SSH dan siap melanjutkan proses konfigurasi selanjutnya.
60. Menjalankan Bitnami HTTPS Configuration Tool
Setelah berhasil masuk ke SSH server, jalankan perintah berikut untuk memulai konfigurasi SSL pada WordPress Bitnami: sudo /opt/bitnami/bncert-tool. Tekan Enter untuk melanjutkan.
61. Mengisi Daftar Domain Website
Saat diminta memasukkan daftar domain, isikan domain utama dan domain www dalam satu baris, dipisahkan dengan spasi.
Contoh:
malas.my.id www.malas.my.id
Tekan Enter untuk melanjutkan proses.
62. Mengaktifkan Redirect HTTP ke HTTPS
Ketika muncul pertanyaan Enable HTTP to HTTPS redirection, ketik y lalu tekan Enter. Pengaturan ini akan mengalihkan seluruh akses HTTP ke HTTPS secara otomatis.
63. Mengaktifkan Redirect Non-WWW ke WWW
Pada pertanyaan Enable non-www to www redirection, ketik y lalu tekan Enter. Langkah ini memastikan domain tanpa www diarahkan ke versi www
64. Menonaktifkan Redirect WWW ke Non-WWW
Saat muncul pertanyaan Enable www to non-www redirection, ketik n lalu tekan Enter. Pengaturan ini mempertahankan domain www sebagai domain utama.
65. Konfirmasi Perubahan Konfigurasi
Sistem akan menampilkan ringkasan perubahan yang akan diterapkan, termasuk konfigurasi SSL dan redirect domain. Ketik Y untuk menyetujui dan melanjutkan proses.
66. Mengisi Alamat Email untuk Let’s Encrypt
Masukkan Alamat Email Aktif yang digunakan untuk notifikasi sertifikat SSL dan proses perpanjangan otomatis. Tekan Enter untuk melanjutkan.
67. Menyetujui Let’s Encrypt Subscriber Agreement
Ketika diminta persetujuan terhadap perjanjian Let’s Encrypt, ketik Y lalu tekan Enter.
68. Proses Instalasi dan Konfigurasi SSL
Sistem akan mulai melakukan pemasangan sertifikat SSL, konfigurasi web server, serta pengaturan auto-renewal. Tunggu hingga proses selesai sepenuhnya.
69. SSL Berhasil Terpasang
Setelah proses selesai, akan muncul notifikasi Success yang menandakan SSL berhasil dipasang pada domain WordPress Anda. Tekan Enter untuk menyelesaikan konfigurasi dan kembali ke terminal.
70. Selamat Anda telah Berhasil
Anda telah berhasil ssl untuk install WordPress di AWS yang dimana
Anda telah berhasil Install full WordPress
di AWS EC2, SSL dan Setting Domain
Kesimpulan
Pada akhirnya, instal WordPress di AWS EC2 bukan cuma soal membuat website “online”, tapi membangun fondasi hosting yang lebih cepat, stabil, dan scalable. Setelah instance EC2 aktif, WordPress berjalan normal, domain sudah mengarah dengan benar, dan SSL (HTTPS) terpasang, website kamu jadi terlihat lebih profesional sekaligus lebih aman untuk pengunjung. Konfigurasi redirect HTTP ke HTTPS juga membantu menjaga konsistensi URL, meningkatkan kepercayaan, dan mendukung performa SEO.
Agar website tetap aman dan minim error ke depannya, pastikan kamu rutin melakukan update WordPress, tema, dan plugin, gunakan password kuat, aktifkan backup berkala, serta pantau penggunaan resource EC2 supaya performa tetap stabil saat traffic meningkat. Dengan langkah-langkah ini, WordPress di AWS EC2 bisa jadi solusi jangka panjang untuk blog, company profile, maupun project bisnis yang butuh kontrol penuh dan siap berkembang.
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)